Fakta Tentang Lingzhi Ganoderma Lucidum
![]() |
A.
Ling Zhi pada Masa Lampau
Jamur ling zhi
(Ganoderma lucidum) telah digunakan sebagai tumbuhan obat selama 4.000 tahun di
China, Jepang, dan Korea. Di China dan Korea. Di China dan Korea, Ganoderma
dikenal dengan nama ling zhi (jamur obat dan kehidupan abadi), sementara di
Jepang jamur ini dikenal sebagai reishi atau mannentake.
Penggunaan ling
zhi sebagai obat muncul di dalam literature dan kesenian dari Dinasthi Chin
(221-207 B.C). Namun informasi yang lengkap mengenai penggunaan jamur ling zhi
berasal dari buku herbal terkenal Shen Nong Ben Cao Jing, yang ditulis oleh
Shen Nong antara tahun 25-220 SM. Buku penting lain yang membahas menfaat jamur
ling zhi ditulis oleh Li Shi Zhen yang berjudul Beng Cao Gang Mil pada masa
Dinasti Ming.
Dari zaman
Dinasti Chin hingga dinasti-dinasti selanjutnya, jamur ling zhi menjadi
konsumsi para kaisar dan bangsawan. Hanya para kaisar dan bangsawan yang bisa
menikmati jamur ini. Penyebabnya adalah karena masih lengkapnya jamur ling zhi
dan harganya yang sangat mahal. Untuk mendapatkan ling zhi, para kaisar
memerintahkan sejumlah orang untuk mencarinya di hutan dan gunung selama
berbulan-bulan. Meskipun demikian, jumlah yang di dapat sangat sedikit, tidak
sebanding dengan pengorbanannya.
Jamur ling zhi
di alam sebenarnya merupakan jamur kayu. Sebagian hidup pada kayu yang sudah
mati, dan sebagian lainnya tumbuh pada tanaman kayu yang masih hidup. Karena
itu, jamur ling zhi pada zaman dahulu harus dicari di hutan belantara dan
gunung.
Meskipun sudah
dikenal lama, namun sebenarnya budiddaya jamur ling zhi baru dikenal pada tahun
1970-an. Seorang peneliti dari Universitas Kyoto, berhasil menemukan cara
pengembangan jamur ling zhi dengan menggunakan media serbuk kayu. Saat ini,
ling zhi lebih mudah diperoleh dan dapat dikonsumsi oleh berbagai kalangan.
Tanaman
berkhasiat obat luar biasa ini baru mulai ditanam di Indonesia pada tahun
1990-an. Meskipun ekstrak dan simplisianya sudah masuk sejak lama, namun kaum
Tionghoalah yang berjasa memasukkan tanaman ini ke Indonesia. Dan kini, ling
zhi menjadi salah satu obat herbal bagi masyarakat Indonesia.
B.
Dahsyatnya Ling Zhi
Julukan Raja
Obat Herbal bagi jamur ling zhi memnag tidak salah. Anggota keluarga jamur
Basidio ini memiliki segudang senyawa
yang berkhasiat bagi kesehatan manusia, dengan komposisi yang tepat dan
lengkap. Banyak penelitian ilmiah dilakukan dan hasilnya menunjukkan khasiat
ling zhi bukan mitos, melainkan sesuatu yang teruji secara ilmiah dan klinis.
Terdapat lebih
dari 300 laporan penelitian ilmiah terhadap kandungan ling zhi. Di dalam jamur
ling zhi, terutama pada bagian tubuh (buah) jamur, miselia, dan spora,
terkandung sekitar 400 senyawa bioakstif yang berbeda. Pada umumnya, senyawa
tersebut merupakan senyawa triterpenoid, polisakarida, nukleotida, sterol,
steroid, asam lemak, protein/peptide, dan elemen mikro. Smeua senyawa ini
berkhasiat bagi kesehatan manusia, baik sebagai antioksidan, antibiotic, maupun
suplemen.
1.
Triterpen (Senyawa Terpenoid)
Triterpen merupakan sneyawa di dalam
ling zhi yang terpenting, jenisnya pun snagat banyak, setidaknya terdapat 140
macam triterpen di dalam ling zhi. Senyawa triterpen yang paling banyak adalah
asam ganoderic , yang memiliki rasa pahit atau getir. Selain asam genoderic,
jenis triterpen yang lain adalah asam ganosporeric, yang hanya terdapat pada
spora ling zhi saja.
Spora ling zhi merupakan bagian
yang paling berkhasiat, karena spora
mengandung peling banyak asam ganoderic dan tentu saja mengandung asam
ganosporeric. Secara umum, trterpen di dalam ling zhi digolongkan menjadi 10
kelompok berdasarkan keasaman struktur kimiawinya. Masing-maisng kelompok
triterpen ini memiliki khasiat yang berbeda.
2.
Polisakarida (Karbohidrat)
Senyawa polisakarida yang
terkandung di dalam ling zhi setidaknya ada 100 jwnis, yang tersebar pada tubuh
buah, spora, dan miselia. Seperti halnya triterpen, polisakarida di dalam ling
zhi juga merupakan bahan aktif untuk pengobatan.
Beberapa jenis polisakarida yang
terdapat dalam ling zhi, antara lain beta-D-glucans, heteropolisakarida, dan
glikoprotein. Ketiganya merupakan motor aktivitas biologis jamur ling zhi. Dan
tentu saja, di dalam tubuh manusia, kegiatannya akan menjadi senyawa yang
bermanfaat bagi kesehatan.
3.
Protein
Berbagai jenis protein dan asam
amino terdeteksi di dalam tubuh buah, spora, dan miselia ling zhi. Salah satu
jenisnya adalah LZ-8. Protein ini terbukti dapat membantu memperbaiki sel-sel
gunjal dan limposit.
4.
Senyawa lain
Selain makronutrien di atas,
terdapat senyawa mikro seperti sterol, asam amino. Protein larut, asam oleat,
serta berbagai mineral seperti Mg, Ca, Zn, Mn, Fe, Cu, dan Ge. Khusus pada
spora juga mengandung choline, betaine, asam tetracosanoic, asam stearat,
ergosterol, dan beta sitosterol.
Mikronutrien ini tidak kalah
penting dibandingkan mekronutrien, meskipun khasiat mikronutrien ini tergantung
pada mikronutrien yang lain atau bahkan mikronutrien. Hal ini dapat diibaratkan
seperti halnya tubuh manusia yang tidak akan dapat berjalan tanpa adanya sendi.
Padahal sendi sendiri hanya merupakan bagian kecil pada rangka manusia.
Berbagai kandungan di dalam ling
zhi, baik makro maupun mikronutrien, baik yang berasal dari tubuh buah, spora
atau miselia (jarang digunakan kecuali pada perusahaan obat herbal skala besar)
memiliki manfaat bagi kesehatan manusia. Ling zhi merupakan obat herbal yang
dapat menjaga kesehatan, serta mencegah dan mengatasi berbagai macam penyakit.
Manfaat ling zhi bagi kesehatan ini telah dirasakan selama ribuan tahun.

0 Response to "Sejarah Kopi Lingzhi Dxn"
Posting Komentar